PanoramaLima Gunung di Ketep Pass. Ketep Pass merupakan lokasi pengamatan pegunungan Merapi yang diresmikan oleh Presiden Megawati Soekarnoputri pada tanggal 17 Oktober 2002. Di lokasi wisata ini, kita dapat menyaksikan panorama Ketep yang dikelilingi oleh lima gunung, Merapi, Merbabu, Sindoro, Sumbing, dan Slamet. Berangkatdari Jakarta dengan penerbangan malam. saya menempuh petualangan melewati jalur Selo, Boyolali. Selain dua jalur ini, ada pula perjalanan melalui Kopeng dan Suwanting. Jalur Wekas terkenal pendek dan memiliki banyak sumber air. pendaki beristirahat sambil memandang keindahan Gunung Merapi yang berdiri gagah berhadap-hadapan Jikaingin mendaki gunung tersebut, ada beberapa pilihan jalur yang bisa dilewati. Salah satu jalurnya adalah via Suwanting, Kabupaten Magelang. Rute ini dibuka sekitar tahun 2015 dengan trek lumayan pendek namun cenderung lebih ekstrem dibandingkan jalur pendakian yang lainnya. 1. Perjalanan ke Basecamp Suwanting. Vay Tiền Nhanh. Jalur pendakian gunung Merbabu via Suwanting merupakan jalur pendakian sisi barat Gunung Merbabu yang berada di kabupaten Magelang. Lokasi basecamp Suwanting berada di Jl. Suwanting, Suwanting, Banyuroto, Sawangan, Magelang, Jawa Tengah. Jalur pendakian Gunung Merbabu sangat terjal, karena terbentang deretan bukit yang sangat tinggi dan curam, jalur Suwanting dijuluki sebagai jalur Merbabu yang nggak ada bonusnya. Jalur pendakian ini kurang cocok bagi pendaki pemula, karena tekstur jalur nanjak sampai puncak. Jalur pendakian Suwanting berada di bagian barat gunung Merbabu. Di mana, area sebelah barat gunung Merbabu tidak ada bukit atau lembah yang landai. Semua tinggi, dan curam. Kemiringan rata-rata tanjakan di jalur Suwanting adalah 30,8 derajat. Pada beberapa medan pendakian, ada tanjakan simpangdua yang kemiringannya sampai 59,1 derajat. Artinya, pendaki harus siap nanjak mulai dari basecamp sampai ke puncak. jalur pendakian Suwanting terkenal dengan angin dinginnya. Suhu udara di area ngecamp sekitar 3-8 derajat Celsius di malam hari. Artinya, pendaki butuh tenda anti angin agar tetap hangat selama bermalam di area pos 3. jarak pendakian dari basecamp ke puncak Triangulasi gunung Merbabu sekitar 6,45 km. Artinya, jalur Suwanting jauh lebih berat daripada jalur Selo 5,75 Km. Belum lagi jalur pendakian Suwanting penuh tanjakan sejak awal pendakian. Jalur pendakian Merbabu via Suwanting selain berat dan penuh tantangan, namun jalur pendakian ini memiliki daya tarik yang luar biasa di banding jalur pendakian lainya, pesona jalur pendakian Gunung Merbabu via Suwanting, yuk nikmati jalur pendakian fenomenal Gunung Merbabu. — Gunung Merbabu yang terletak diantara Kabupaten Magelang, Salatiga dan Boyolali, Jawa Tengah ini memiliki ketinggian meter di atas permukaan laut mdpl. Gunung ini memiliki 5 jalur pendakian resmi diantaranya Selo Boyolali, Thekelan Kopeng, Salatiga, Suwanting Magelang, Wekas Magelang dan Cuntel Magelang. Adapun jalur pendakian melalui Suwanting, merupakan salah satu jalur yang terbilang ekstrim jika dibandingkan dengan jalur lainnya. Jalur pendakian Gunung Merbabu via Suwanting ini baru dibuka kembali pada 2015 lalu, setelah sebelumnya sempat ditutup. Jalur ini sudah ada sejak tahun 1990-1998. Lokasi dari jalur ini berada di Dusun Suwanting, Desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Untuk bisa mendaki melalui jalur ini, pendaki bisa menentukan tujuan ke Magelang. Apabila dari arah Jakarta atau Jawa Timur bila melalui Yogyakarta, bisa menuju ke Kabupaten Muntilan, lalu menuju ke Ketep. Sementara jika dari arah Semarang, Salatiga dan sekitarnya, kalian bisa mengikuti rute ke Kopeng-Ketep Pass dan akan menemui Gapura bertuliskan Pendakian Merbabu via Suwanting’. Jika ingin mudah, kalian bisa menggunakan moda transportasi bus dengan jurusan ke Solo, lalu dilanjutkan dengan bus arah Boyolali, lalu bus jurusan Selo menuju Ketep Pass, kemudian turun di Suwanting. Berikut ini estimasi waktu mendaki Gunung Merbabu via Suwanting seperti dirangkum dari akun instagram Dewi Angga dewiaps17. – Basecamp – Pos 1 ditempuh dengan lama perjalanan kurang lebih 20 menit, Jika ingin mempersingkat waktu, kalian bisa juga menggunakan ojek sampai Pos 1, dengan biaya sebesar Rp10 ribu. Adapun rutenya melewati perkebunan warga, lalu jalanan berkontur semen. – Pos 1 – Pos 2 ditempuh selama 2,5 jam, Dengan rute masih landai sampai keluar hutan cemara, setelah itu rute menanjak. Di sepanjang perjalanan kalian bisa bertemu dengan monyet ataupun lutung bahkan burung elang. Terdapat Pos air diantara kedua Pos ini. “Sayang sekali, kemarin tongnya kosong karena pipanya terputus di atas. Dan malah jadi tempat sampah pendaki,” kata Dewi Angga, baru-baru ini. – Pos 2 – Pos 3 memiliki waktu tempuh selama 2 jam, Setelah Pos 2, kalian tidak akan menemui trek landai karena sudah berada di punggungan bukit. Tapi pemandangan sabana di atas bukit akan mengobati kelelahan yang ada. 15 menit sebelum Pos 3, kalian akan ketemu Pos air, dan lagi-lagi tong air yang ada juga kosong dan dijadikan tempat sampah. – Pos 3 – Puncak Suwanting ditempuh selama 1,5 jam, Sebelum mencapai puncak Kenteng Songo, kalian akan bertemu dengan sabana indah, yaitu Puncak Suwanting. Selama perjalanan menuju puncak dapat kalian lihat juga Gunung Andong, Telomoyo, Sumbing, Sindoro dan jalur Wekas juga Cunthel. – Puncak Suwanting – Puncak Kenteng Songo atau Triangulasi ditempuh 10 menit. “Dibandingkan dengan jalur Selo, jalur Suwanting jauh lebih berat, hampir sama dengan jalur Wekas. Tidak banyak orang lewat jalur ini hanya saja sampah di tiap pos cukup mengganggu,” ungkap Dewi. MC/PC Sumber dan Foto Instagram/dewiaps17

merbabu via suwanting dari jakarta